Layanan lapangan
Kontraktor
Pembukaan lahan, penggalian tanah penutup, pengangkutan material, pengelolaan stockpile, dan penongkangan untuk mendukung operasi tambang.
Ruang lingkup
Pekerjaan kontraktor yang dimulai dari pemahaman kondisi lapangan.
ABM membuka pembahasan dari konteks proyek: karakter lokasi, batas pekerjaan, target hasil, akses, jadwal, dan kebutuhan koordinasi. Informasi tersebut menjadi dasar sebelum metode kerja dan kebutuhan alat ditentukan.
Data alat, kapasitas, wilayah operasional, dan portofolio yang telah tersedia dirangkum pada bagian berikut.
Dalam pelaksanaan, divisi kontraktor menggunakan Lean Model dan Fleet Management System (FMS) untuk memantau armada serta menjaga kinerja produksi.
Dari brief ke pelaksanaan
Ruang lingkup yang jelas menjadi dasar pelaksanaan.
Persiapan pekerjaan kontraktor perlu menjelaskan area kerja, hasil yang dibutuhkan, hubungan dengan pekerjaan lain, dan batas tanggung jawab setiap pihak.
Data tersebut menjadi dasar untuk membahas metode, sumber daya, urutan kerja, dan koordinasi sesuai dokumen proyek.