Layanan lapangan

Kontraktor

Pembukaan lahan, penggalian tanah penutup, pengangkutan material, pengelolaan stockpile, dan penongkangan untuk mendukung operasi tambang.

Ruang lingkup

Pekerjaan kontraktor yang dimulai dari pemahaman kondisi lapangan.

ABM membuka pembahasan dari konteks proyek: karakter lokasi, batas pekerjaan, target hasil, akses, jadwal, dan kebutuhan koordinasi. Informasi tersebut menjadi dasar sebelum metode kerja dan kebutuhan alat ditentukan.

Data alat, kapasitas, wilayah operasional, dan portofolio yang telah tersedia dirangkum pada bagian berikut.

Dalam pelaksanaan, divisi kontraktor menggunakan Lean Model dan Fleet Management System (FMS) untuk memantau armada serta menjaga kinerja produksi.

Excavator dan dump truck di antara timbunan material

Dari brief ke pelaksanaan

Ruang lingkup yang jelas menjadi dasar pelaksanaan.

Persiapan pekerjaan kontraktor perlu menjelaskan area kerja, hasil yang dibutuhkan, hubungan dengan pekerjaan lain, dan batas tanggung jawab setiap pihak.

Data tersebut menjadi dasar untuk membahas metode, sumber daya, urutan kerja, dan koordinasi sesuai dokumen proyek.

Cakupan operasional

Dari pembukaan lahan sampai pengiriman material.

01

Land Clearing

Pembukaan dan pembersihan lahan sebelum area tambang dibuka.

  • Tahap awal operasi
02

OB Removal

Penggalian tanah pucuk dan batuan penutup agar lapisan batu bara atau mineral terbuka.

  • TGM: 3 excavator 50T
  • Loa Haur: 5 excavator 50T (rencana 2027)
03

Coal / Ore Getting

Penggalian batu bara atau mineral dari lapisan yang sudah terbuka.

  • TGM: 3 excavator 20T
  • Loa Haur: 4+1 spare excavator 20T (rencana 2027)
  • Bauksit: Tayan Hilir dan Sanggau
04

Hauling

Pengangkutan material OB dan batu bara, termasuk untuk penimbunan tanggul.

  • TGM: 18 dump truck
  • Loa Haur: 35 dump truck (rencana 2027)
  • Tayan Hilir: ±180 dump truck 20T
05

Road Maintenance

Pemeliharaan jalan angkut agar siklus hauling tetap lancar dan aman.

  • Jalan angkut pit ke washing plant 6–12 km (Sanggau)
06

Stockpile Management

Pengelolaan tumpukan batu bara atau bijih sebelum dikirim ke jetty.

  • Loa Haur: stockpile jetty
  • Sanggau: WP ke stockpile 300–500 m
07

Barging

Penongkangan dari jetty ke mother vessel.

  • Sanggau: jetty 800 m dari stockpile
08

Rental Alat Berat

Penyewaan alat berat, dump truck, dan light vehicle.

  • Excavator
  • Dump truck
  • Light vehicle
01 Land Clearing

Proyek dan rekam jejak

Jobsite batu bara dan pengalaman bauksit.

TGM berjalan; Loa Haur dalam tahap ramp-up dengan rencana armada 2027. Dua proyek bauksit di Kalimantan Barat telah selesai.

Jobsite batu bara

Batu bara

Jobsite Tuah Globe Mining

Berjalan
31.000 ton/bulan, target 2026
3 Excavator 50T
Pengupasan overburden
3 Excavator 20T
Coal getting
18 Dump truck
Material OB, batu bara, penimbunan tanggul
  • 100% Ready for Use (RFU) pada seluruh armada utama, didukung unit support.
  • Run-rate pendapatan stabil dengan kendali biaya operasi yang ketat.
  • Stripping Ratio (SR) target 8,00.

Batu bara

Jobsite Loa Haur

Ramp-up, fleet 2027
25.000 ton/bulan, target sesuai revisi RKAB
5 Excavator 50T*
Pengupasan overburden
5 Excavator 20T*
4 unit aktif + 1 spare, coal getting
35 Dump truck*
Material OB, batu bara, penimbunan tanggul
  • Rencana formasi armada masif untuk menopang ramp-up produksi PT Loa Haur.
  • *Rencana fleet 2027.

Proyek selesai

Bauksit

Tayan Hilir, Kalimantan Barat

Selesai
70 Excavator PC300
Match factor 1:2,5, jarak angkut 0–6 km
±180 Dump truck 20T
Sekitar 180 unit
9 Washing plant
Pencucian bijih
8 Excavator long arm
Normalisasi kolam tailing
Produksi tahunan, ribu MT
2021 2.294 ribu MT
  • Puncak produksi tahunan pada 2021: 2.294 ribu MT.
  • Akumulasi 2021 sampai 2023: 3.990 ribu MT.
  • Strategi musim hujan: ore getting dihentikan, armada dialihkan ke pembukaan pit baru (OB removal).
  • Manajemen tailing: 8 excavator long arm mencegah risiko jebolnya tanggul.

Bauksit

Sanggau, Kalimantan Barat

Selesai
10 Excavator PC300
Ore getting
8 Excavator PC200
Loading ke washing plant
15–20 Dump truck 20T
Rute jarak menengah
2 Washing plant
Disokong 2 unit long arm untuk tailing
Produksi tahunan, ribu MT
2019 291,5 ribu MT

Jeda produksi 2014 sampai 2017 terjadi akibat perubahan regulasi larangan ekspor bijih bauksit mentah. Kegiatan berlanjut pada 2018.

  • Kinerja tahunan mencapai puncak pada 2019: 291,5 ribu MT.
  • Hauling: pit ke washing plant 6–12 km, WP ke stockpile 300–500 m, jetty 800 m dari stockpile.
  • Quality control: optimalisasi oversize crushing untuk menjaga mutu bauksit sebelum barging.

Brief awal

Informasi yang membantu kami memahami pekerjaan.

Pembahasan awal berangkat dari kondisi nyata di lokasi. Rincian teknis kemudian dapat diselaraskan dengan dokumen proyek.

  • Kondisi lokasi

    Konteks area kerja dan kondisi lapangan yang perlu diperhatikan.

  • Ruang lingkup pekerjaan

    Batas pekerjaan, hasil yang dibutuhkan, dan kebutuhan koordinasi.

  • Kebutuhan teknis

    Peralatan, metode, dan ketentuan teknis berdasarkan dokumen proyek.

  • Rencana pelaksanaan

    Waktu pelaksanaan, akses kerja, dan kebutuhan komunikasi selama pekerjaan.